Kontroversi Arlan, Walikota Prabumulih Copot Kepsek SMPN 1 Prabumulih karena Kepentingan Pribadi

Arlan, Walikota Prabumulih bersama 2 istri dari 5 istri (1md)

Prabumulih, Sumsel, portal nasional – Roni Ardiansyah dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Prabumulih, Sumatera Selatan diduga karena menegur anaknya Arlan, Walikota Prabumulih, yang membawa mobil ke sekolah.

Bukan hanya Roni, seorang petugas keamanan atau sekuriti di sekolah tersebut pun dipindahkan diduga karena alasan yang sama.

Mutasi ke sekolah lain yang diterima Roni dan security sekolah dipastikan berkaitan dengan insiden teguran kepada salah satu siswa yang merupakan anak wali kota.

Saat dikonfirmasi, Darmadi, Kepala Dinas Pendidikan Kota Prabumulih, membenarkan soal pergantian pimpinan sekolah itu atas dasar permintaan dari walikota.

“Benar, pergantian ini merupakan permintaan langsung dari pak walikota,” kata Darmadi

Darmadi membantah, permintaan mutasi dari walikota tersebut berkaitan dengan anaknya walikota yang ditegur karena membawa mobil ke sekolah.

“Bukan karena hal itu. Ini hanya untuk penyegaran di lingkungan SMPN 1 Prabumulih,” tegasnya.

Untuk mengisi kekosongan jabatan kepsek SMPN 1 Prabumulih, saat ini jabatan itu dipegang Kusno sebagai Pelaksana Tugas (Plt). Kusno diketahui pernah memimpin sekolah tersebut, sehingga dinilai memahami situasi internal di sana.

Arlan maju dan menjadi walikota Prabumulih dari partai Gerindra. Mulai menjabat 20 Februari 2025.

Lahir 30 Maret 1975 (umur 50) dengan 5 istri (1 meninggal dunia), Almamater Universitas Sjakhyakirti, Pekerjaan Politikus dan Pengusaha Karet.