Surabaya, portal nasional – Beberapa waktu lalu Khofifah Indar Parawansa (KIP) Gubernur Jawa Timur (Gub Jatim) melakukan inspeksi mendadak (sidak) disalah satu pasar tepatnya Pasar Dukuh Kupang.
Dalam sidak tersebut, KIP turut juga mengamati lonjakan harga daging ayam maupun telur ayam serta minyak goreng. “Kalau minyak, memang 2 minggu terakhir supply memang agak berkurang,” kata KIP.
“Saya dari kemarin sudah minta agar supply-nya ditambah,” tambahnya. “Ketika permintaan meningkat, sementara suplai tetap, tentu akan berdampak pada kenaikan harga bahan pokok tertentu,” urainya.
Untuk menekan laju lonjakan harga pangan, KIP telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mempercepat distribusi barang, terlebih pada Minyakita, telur dan daging ayam.
Masih kata KIP, ketidakseimbangan antara ketersediaan barang (supply) dan permintaan (demand) menjadi faktor utama fluktuasi harga.
“Kalau kebutuhan telur meningkat, maka harga di pasar juga ikut naik,” tuturnya. “Mudah-mudahan di awal Ramadan, tanggal 2 dan 3 Ramadan, harga sudah mulai normal kembali,” pungkasnya.
Berikut ini harga kebutuhan pokok yqnh dibutuhkan masyarakat, berdasar Harga Eceran Tertinggi (HET).
Beras Premium di kisaran antara Rp 14.800 sampai Rp 15.600/Kiligram (Kg) sedangkan HET-nya Rp 14.900..Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Rp 12.200/Kg dan HET-nya Rp 12.500, untuk Beras Medium HET-nya Rp 13.500.
Pada Gula Pasir Rp 17.500/Kg dan HET-nya Rp 17.500, Minyak Goreng Curah Rp 20.000/Kg, Minyak Goreng Minyakita Rp18.500 /Liter dan HET-nya Rp15.700. Tepung Terigu Rp 12.000/Kg.
Berikutnya, Daging Sapi Rp130.000/Kg dan HET-nya Rp 140.000, Daging Ayam Ras dikisaran antada Rp 42.000 hingga Rp 43.000/Kg dan HET-nya Rp 40.000/Kg. Telur Ayam Ras Rp 31.000/Kg dan HET-nya Rp 30.000/Kg,
Cabe Merah Besar Rp 40.000/Kg, Cabe Rawit Merah Rp 100.000/Kg dan HET-nya antara Rp 40.000 sampai Rp 57.000, Bawang Merah Rp 40.000/Kg dan HET-nya antara Rp 36.500 hingga Rp 41.500, Bawang Putih Rp 35.000/Kg.

