
Jakarta, portal nasional – Terkait tidak tepat sasaran bantuan sosial (Bansos) bahkan yang menerima dana bansos tersebut dari Polisi, Tentara Nasional Indonesia (TNI), anggota Dewan Perwakolan Rakyat (DPR) sampai dengan staf Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
“Untuk mengetahui profil rekening penerima bansos, kami atas izin presiden,” kata Saifullah Yusuf (Gus Ipul) Menteri Sosial (Mensos). “Melangkah dan bekerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK),” tambahnya.
Masih kata Gus Ipul, Kementerian Sosial (Kemensos) akan menelusuri sejauh mana kebenaran data rekening penerima bansos.
“Ada juga yang mengaku, yang mengaku sebagai dokter, pegawai BUMN dan lain sebagainya. Tentu kita lakukan penelusuran,” ungkapnya.
Gus Ipul memberikan ketegasan, bahwa semua data rekening dengan profesi tersebut tidak akan diberikan akses menerima bansos.
Perlu diketahui, Kemensos berkerja sama dengan PPATK, dan mendapati lebih dari 600 ribu penerima bansos terindikasi judi online (judol), dipasgikan tidak dapat lagi menjadi penerima bansos

