BGN Tutup Ratusan Mitra Dapur SPPG

Jakarta, portal nasional – Banyaknya korban keracunan pada program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG), akibat menerapkan sistem yang salah dari mitra dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Nanik S Dayeng Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (Waka BGN) menyampaikan, tidak lama lagi terbit Peraturan Presiden (Perpres) tentang Tata Kelola Program MBG dan segera disosialisasikan.

Dan sapah satu poin adalah mengatur tentang jam memasak makanan. “Salah satu contoh tata kelola yang kecil saja, SPPG tidak boleh lagi memasak di bawah pukul 12 malam,” kata Nanik. “Masaknya harus pukul 2 pagi,” imbuhnya.

Hal yang juga turut diatur ialah, memasak harus sesuai urutan penerima manfaat di sekolah mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sampai dengan Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan (SMA/K)

“Misalnya dikirim pagi untuk Taman Kanak-Kanak (TK), itu masak sendiri,” tambah nanik. “Kalau dikirim untuk anak-anak Sekolah Dasar (SD) yang agak siang, nanti dimasak sendiri, itu contoh yang masuk dalam Perpres Tata Kelola MBG,” terangnya.

Ketegasan Perpres tersebut tutur Nanik, BGN menindak tegas terhadap mitra-mitra yang tidak menjalankan Standar Operasi Produksi (SOP) berupa penutupan.

“Kalau terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan seperti sekarang atau kemarin-kemarin, ya kan kita tindak, kita tutup dapurnya, berdasar data kami, sudah ada 112 SPPG yang ditutup,” pungkasnya.