Jakarta, portal nasional – Kasus suap proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di Direktorat Jenderal Kereta Api, Kementerian Perhubungan (DJKA Kemenhub).
Berdasar infomasi yang digali, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemanggilan pada Sudewo selaku Bupatj Pati. Pemanggilan tersebut bukan sebagai Bupati Pati, namun kapasitasnya saat menjabat sebagai anggota Komisi V bidang Perhubungan, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (Hub, DPR RI).
Hingga berita ini dipublikasikan, belum ada keterangan resmi tentang kebenaran pemanggilan tersebut dari pihak KPK.
Perlu diketahui, dalam kasus itu telah ditetapkan beberapa orang sebagai tersangka tepatnya pada bulan April 2023 lalu. Mereka adalah Harno Trimadi sebagai Direktur Prasarana Perkeretaapian.
Kemudian Bernard Hasibuan sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Jawa Bagian Tengah, Putu Sumarjaya Kepala BTP Jawa Bagian Tengah.
Syntho pirjani Hutabarat sebagai PPK BTP Jawa Bagian Barat, Achmad Affandi PPK Balai Pengelola Kereta Api (BPKA) Sulawesi Selatan serta juga Fadilansyah sebagai PPK Perawatan Prasarana Perkeretaapian.
Sementara dari pihak swasta ialah, D Ion Renato Sugiarto sebagai Direktur (Dir) PT Istana Putra Agung, Fajarkharisma sebagai Dir PT Dwifarita, M Hikmat juga Yuseph Ibrahim Dir PT KA Manajemen Properti.

