Jakarta, portal nasional – Ahmad Řizal Ramdhani Direktur Utama Badan Urusan Logistik (Dirut Bulog) memaparkan 40 ton beras masuk secara ilegal berasal dari Thailand dan dimuat dengan menggunakan 3 kapal.
Bahkan menegaskan baik beras maupun minyak goreng yang masuk secara ilegal, saat ini telah disita. “Jadi kapal pertama adalah Kapal Motor (KM) Permata Pembangunan, kemudian yang kedua adalah KM Sampurna dan ketiga adalah KM Risky,” pungkasnya.

