Jakarta, portal nasional – Adanya pertemuan antara Purbaya Yudhi Sadewa Menteri Keuangan (Menkeu) dengan Dadan Hidayana Kepala Badan Gizi Negara (BGN) menyinggung tentang serapan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Tadi saya pikir penyerapannya rendah,” kata Purbaya. “Ternyata lebih bagus dari yang saya perkirakan,” ungkapnya. “Dan programnya, multiplier effect-nya ke perekonomian memang cukup signifikan,” tambahnya.
Seperti yang disampaikan Deden, bahwa kebutuhan tambahan anggaran bisa mencapai Rp 28 triliun.
Dan langsung direspon Menkeu dengan mengatakan, tidak ada kendala dalam pengalihan dana untuk program MBG. “Saya akan berpikir dana seperti apa, tapi sudah ada,” tuturnya.
“Jadi tinggal shift saja, tidak ada masalah, tapi tetap saya akan monitor di lapangan seperti apa,” pesannya.
Lanjut Purbaya, dirinya akan terus memantau realisasi program BGN hingga akhir bulan Oktober mendatang.
Untuk dievaluasi dan akan menentukan, apakah anggaran BGN akan ditambah atau dipangkas.
“Nanti akhir Oktober saya akan ke sini lagi, betul atau tidak bisa nyerap, kalau betul, kita kasih tambah, kalau tidak, kita potong,” jelasnya.

