Jakarta, portal nasional – Ratusan anak bangsa yang keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) beberapa waktu lalu, menjadi perhatian serius bagi Badan Gizi Nasional (BGN).
Bahkan Namik S Deyang Wakil Kepala BGN mengambil langkah akan membentuk tim investigasi untuk kasus ini. Ia menyampaikan akan ada 2 tim investigasi.
Tim pertama ada di bawah naungan Deputi Pemantauan dan Pengawasan (Tawas).
Tim itu akan bekerja sama dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Badan Intelijen Negara (BIN), Dinas Kesehatan (Dinkes), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), dan Pemerintah Daerah (Pemda) setempat.
“Di situ ada kepolisian, BIN, Dinkes, BPOM dan Pemda,” kata Nanik.
Sedangkan tim kedua yang diisi para ahli. Diantaranya, ahli kimia, ahli farmasi serta juru masak. “Jadi ini sekumpulan dari yang independen, dari berbagai dispilin ilmu,” ungkapnya.

