Medan, portal nasional – Ribuan massa dati masyarakat sipil, mahasiswa, pelajar juga ojek online (ojol) sudah memenuhi di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut). Mereka melakukan aksi tersebut bukan tanpa alasan.
Massa menolak tunjangan yang akan dinikmati semua legislatic pusat. Dan yang membuat massa marah besar, mereka dituding sebagai orang yang paling tolol sedunia.
Berdasar pantauan, gelagat tensi akan naik menjadi kericuan masal akan terjadi. Dan benar saja, pada sore hari massa mulai melakukan pembakaran pos polisi dekat gedung dewan.
Bahkan untuk meredam aksi liar massa, aparat kepolisian menembakkan gas air mata. Pertemuan damai antara mahasiswa juga ojol terjadi dan bubar. Sementara dari massa lain polisi membubarkan dengan paksa.

