Empat Pelaku Penculikan dan Pembunuhan KaCabPem BRI Cempaka Putih Ditangkap Aparat

Jakarta, portal nasional – Penculikan dan pembunuhan yang terjadi di lbu Kota Jakarta yang menimpa Kepala Cabang Pembantu Bank Rakyat Indonesia Cempaka Putih Raya, Muhammad lham Pradipta ditemukan meninggal dunia setelah diculik.

[wonderplugin_video iframe=”https://youtube.com/shorts/Vr3ZTaqaQ2Y?si=8UevTKCPJLT5vZDB” lightbox=0 lightboxsize=1 lightboxwidth=960 lightboxheight=540 autoopen=0 autoopendelay=0 autoclose=0 lightboxtitle=”” lightboxgroup=”” lightboxshownavigation=0 showimage=”” lightboxoptions=”” videowidth=600 videoheight=400 keepaspectratio=1 autoplay=0 loop=0 videocss=”position:relative;display:block;background-color:#000;overflow:hidden;max-width:100%;margin:0 auto;” playbutton=”https://portalnasional.news/wp-content/plugins/wonderplugin-video-embed/engine/playvideo-64-64-0.png”]Dalam rekaman CCTV yang beredar, Rabu,
20 Agustus 2025, terlihat Ilham keluar dari sebuah supermarket di kawasan Pasarebo, Jakarta Timur menuju tempat parkir mobil. la menuju mobilnya yang berwarna hitam. Di sebelah mobil itu terparkir MPV berwarna putih.

Ketika lham akan masuk mobil, tiba-tiba dua orang berhelm keluar dari mobil putih
dan meringkusnya. Meskipun sempat terjadi perlawanan, namun llham kalah
jumlah dan dipaksa masuk mobil putih
yang kemudian berjalan keluar ke tempat
parkir.

Selang beberapa hari, Kamis sekitar pukul 05.30 WIB, warga di Kampung Karang sambung, Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menemukan jenazah Ilham di sawah.

Ilham ditemukan dengan tangan dan kaki terikat serta mata terlilit lakban. Jenazah dilarikan ke Rumah Sakit Polri Keramat Jati untuk proses autopsi sebagai rangkaian dari penyelidikan.

Kepolisian setempat melakukan gerak cepat. Kepala Subdirektorat Reserse Mobile Polda Metro Jaya AKBP Resardi Marasabesi, Kamis 21 Agustus 2025 mengatakan telah menangkap empat
penculik ilham.

Keempat pelaku itu berinisial AT, RS, RAH, dan RW. Dari empat pelaku itu tiga orang yakni AT, RS, dan RAH ditangkap di Johar Baru, Jakarta Pusat, sementara RW diringkus saat tiba di bandara di Nusa
Tenggara Timur.

Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia, Herry Gunardi mengonfirmasi penculikan Kepala Kantor Cabang Pembantu BRI Cempaka Putih, Raya, Jakarta Pusat, sedang melakukan pendalaman lebih lanjut.

Harry menyebut meskipun belum bisa dipastikan betul, namun BRI sedang mendalami motif penculikan dan pembunuhan terkait dengan penagihan atau collection.

Sementara itu, pakar psikologi forensik Reza Indragiri Amril menjelaskan, ada
dua motif orang membunuh, yakni
emosional dan motif instrumental.

Motif emosional artinya bagaimana pelaku
menghabisi orang lain sebagai luapan,
amarah, kebencian, sakit hati, dendam,
dan perasaan negatif lain. Biasanya
pelaku dan korban memiliki permasalahan
pribadi.

Sementara motif instrumental tidak ada
hubungannya dengan suasana hati. Pelaku menghabisi orang lain untuk mendapatkan
manfaat tertentu. Misalnya untuk
mendapatkan harta, popularitas, hiburan,
warisan, dan alasan lainnya.