Malang, portal nasional – Demo yang berlangsung di Polresta Kota Malang berakhir ricuh, dengan massa aksi menjebol pagar sisi utara Gedung DPRD Kota Malang dan membakar satu pos gedung. Insiden ini menyebabkan kerusakan parah pada fasilitas umum dan menimbulkan kekhawatiran akan keamanan di kota.
*Kerusakan dan Pengamanan*
– Pos Polisi Alun-alun Merdeka mengalami kerusakan parah akibat pembakaran dan perusakan oleh massa.
– Polresta Malang Kota mengamankan 80 sepeda motor yang ditinggalkan pemiliknya di sekitar lokasi demo.
*Pemeriksaan dan Penanganan*
– Kasatreskrim Polresta Malang Kota memeriksa keterlibatan masing-masing pihak terkait pengerusakan fasilitas di gedung DPRD Kota Malang.
– Enam orang diamankan karena diduga terlibat dalam aksi anarkis saat unjuk rasa, namun tidak dilakukan penahanan karena ada penjamin dari LBH.
*Pengambilan Kendaraan*
– Polresta Malang Kota membuka layanan pengambilan kendaraan bagi para pemiliknya dengan membawa dokumen kendaraan lengkap seperti KTP, STNK, dan BPKB.
Dengan demikian, pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan dan pengamanan pasca demo ricuh di Polresta Kota Malang.

