
Denpasar, portal nasional – Beberapa waktu lalu Sanitiar (ST) Burhanuddin menjabat sebagai Jaksa Agung (Jagung) memberikan statemen yang mengejutkan. Bahkan dengan tegas ia menyampaikan, kejaksaan di Indonesia tidak butuh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) yang bodoh dan tidak memiliki prestasi.
Burhanuddin mengatakan hal tersebut bukan tanpa dasar maupun alasan. “Saya pernah menemukan Kajari yang masih bodoh, mohon maaf, masih ada Kajari, karena sudah pangkat yang 4A,” unggap Burhanuddin.
“Saya tidak akan mau lagi yang gitu, yang saya mau adalah yang betul-betul berprestasi, punya otak,” tegasnya. “Banyak teman-teman yang tenggelam, padahal mereka pintar, punya talenta tapi tenggelam karena usianya dan tidak diberi kesempatan untuk berprestasi,” tandas Burhanuddin.

