
Surabaya, portal nasional – Jenazah Adi Sutarwijono (Awi) Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya akhirnya tiba di gedung DPRD Surabaya, guna memberikan waktu sejenak pada kalangan legislatif maupun birokasi Surabaya untuk melihat yang terakhir.
Dalam pidato singkat Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya menyampaikan, turut berbela sungkawa atas wafatnya Ketua DPRD Surabaya. “Hari ini kita kehilangan saudara, sahabat, pimpinan DPRD,” kata Eri.
“Saya mewakili seluruh masyarakat Kota Surabaya turut mengucaokan berbela sungkawa,” tambahnya. “Kalau tidak ada urusan, untuk turut mengahantarkan ke peristirahatan terakhir,” pesannya.
Terpisah Bahtiyar Rifai Wakil Ketua DPRD Surabaya mengatakan Adi Sutarwijono adalah sosok penyabar. “Beliau ini sosok yang tidak pernah marah,” kata Bahtiyaar. “Dan mempunyai tanggung jawab yang tinggi,” tambahnya.
Masih kata Bahtiyar saat mengenang sosok Awi. “Di saat merasakan sakit, beliau masih bertugas di DPRD, bahkan hadir pula di acara Rapar Kerja Nasional Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (Rakernas PDIP),” tuturnya.
Hal yang sangat berkesan pada sosok mantan jurnalis ini yang dirasakan Bahtiyar, tidak pernah bosan memberikan masukan. “Beliau selalu memberikan masukan dan nasehat-nasehat kepada kami, di pimpinan dan rapat internal DPRD,” paparnya.
“Terlebih target yang diselesaikan, beliau selalu mengingatkan kepada kita, jangan sampai yang sudah menjadi pembahasan kita tidak tepat waktu, dan itu yang menjadi catatan kita,” pungkasnya.

