Jakarta, portal nasional – Kasus penyiraman air keras pada Andrie Yunus aktivis KontraS dengan 4 tersangka dari prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI). Membuat Habiburokhman Ketua Komisi III membidangi Hukum, Hak Asasi Manusia (HAM) dan Keamanan, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), bersuara keras.
“Saya mengatakan ini adalah bentuk pengkhianatan terhadap komitmen pemerintah,” kata Habiburokhman. “Komitmen Pak Prabowo untuk menegakkan HAM,” tambahnya.
Bahkan Habiburokhman meminta seluruh penegak hukum dan TNI, bisa mengusut secara tuntas para pelakunya, termasuk pemberi perintah. “Sangat sekali menyakiti kami,” ungkapnya.
“Dan kami ingin diusut sampai tuntas, yang merencanakan, yang terlibat, yang ikut membantu, dimintai pertanggungjawaban secara hukum,” tegasnya. “Dituntut kalau yang militer oleh oditur militer, yang sipil oleh Jaksa Pemuntut Umum (JPU) disidangkan di peradilan umum,” pungkasnya.

