Jakarta, portal nasional – Publik kembali dikejutkan dengan adanya kenaikan gaji anggota DPR RI hingga total mencapai kisaran Rp 154 juta per bulan dan termaksud didalamnya ada tunjangan perumahan antara Rp 50 juta hingga Rp 75 juta.
Dengan kebijakan tersebut, dipastikan Buruh akan melakukan demo pada tanggal 28 Agustus 2025. Aksi demo ditujukan untuk menuntut kesejahteraan para buruh
“Artinya seorang anggota DPR menikmati lebih dari Rp 3 juta setiap harinya,” kata Said Iqbal.
Dengan kebijakan tersebut, dipastikan Buruh akan melakukan demo pada tanggal 28 Agustus 2025. Aksi demo ditujukan untuk menuntut kesejahteraan para buruh.
Di saat rakyat harus berjuang bertahan hidup dengan sistem kerja outsourcing dan kemitraan yang penuh eksploitasi, anggota DPR justru menikmati privilese luar biasa dan mendapat pensiun seumur hidup hanya dengan kerja 5 tahun.
Said Iqbal saat ini menjabat sebagai Presiden Partai Buruh dan juga Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI). Ia terpilih sebagai Presiden KSPI pada tahun 2008 dan masih menjabat hingga sekarang.
Jika dibandingkan dengan pekerja kontrak atau outsourcing yang menerima upah minimum di Jakarta, UMP tertinggi di Indonesia, sekitar Rp 5 juta per bulan, buruh hanya membawa pulang sekitar Rp150 ribu per hari.
“Sangat mencolok bila dibandingkan Rp 3 juta lebih per hari yang dinikmati anggota DPR RI,” terang Said Iqbal.
Pekerja di MBG, koperasi, atau yayasan, banyak yang hanya menerima Rp1,5 juta per bulan atau Rp 50 ribu per hari. Sementara para pengemudi ojek online (ojol) seperti Grab dan Gojek, sering kali hanya memperoleh Rp 500 ribu hingga Rp1 juta per bulan atau Rp 17 ribu hingga 35 ribu per hari. Jumlah yang bahkan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga kecil.

